Ketua KPU Sarmi Hambat Tahapan Pemilukada

 

Ditulis oleh redaksi binpa   

Minggu, 10 Juli 2011 21:19

Sumber ;
http://www.bintangpapua.com/sarmi/12493-ketua-kpu-sarmi-hambat-tahapan-pemilukada

 

SARMI – Penjabat Bupati Sarmi, Yohosua Awoitau, menilai KPU Kabupaten Sarmi memiliki peran ganda dalam menyelesaikan polemik pemilukada didaerah itu. Pasalnya, pasca pemerintah kabupaten melalui Sekretaris Daerah menyepakati pencairan dana sesuai dengan perjanjian hibah, Ketua KPU Heizkel Mansi malah meminta penundaan sampai Sekretaris KPU Kabupaten Sarmi Yohanes Mansi diganti.
“Pemerintah sudah akan mencairkan dana pemilukada, Mansi malah minta pencairan ditunda sebelum sekretaris KPU diganti oleh Eduward Dimo,” ungkap Awoitau dalam Sambutan Penutupan di hadapan peserta Rapat Kerja Komite Nasional Pemuda Indonesia di Gedung Diklat, Petam, Sabtu (9/7).
Pemerintah, kata Awoitau, tetap berpedoman pada aturan yang ada. KPU Kabupaten Sarmi tidak berhak mengganti sekretaris KPU karena hal itu wewenang pemerintah. “Tidak ada pergantian, tetap Yohanes Mansi, pemilukada harus terus jalan,” tandas Awoitau.
Eduward Dimo yang dimaksud Awoitau adalah Eduward P Dimomonmau diusulkan oleh KPU Kabupaten Sarmi berdasarkan Berita Acara Hasil Pleno 19 Nopember 2010. Eduard adalah pegawai golongan IIIa dengan jabatan saat ini Plt Kepala Sub Bagian Perlengkapan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Sarmi.
Sedangkan alasan pergantian itu menurut KPU Kabupaten Sarmi berdasarkan surat bernomor 107/KPU/USLN/2010. Pertama, Yohanis M Mansi dianggap tidak dapat menjalankan tugasnya secara maksimal. Selain itu, dia tidak pernah hadir dalam kegiatan menjelang pelaksanaan tahapan pemilukada dan rapat-rapat pleno anggota KPU Sarmi sejak diterbitkan SK Plt Sekretaris KPU Sarmi.
Yohanis sampai saat ini tidak pernah menyelesaikan masalah pergantian bendahara sehingga tertundanya pembayaran honor staf. Dalam masalah keuangan, Yohanis tidak profesional dan tidak accountable dalam pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan. Sementara itu, Ketua Tim Rekonsiliasi Pdt. Robbi Depondoye menyayangkan sikap yang diambil oleh Heskiel Mansi cs. Menurut Robbi, berdasarkan Peraturan Mendagri Nomor 44 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah  pasal 20 kuasa KPU kabupaten hanya sebatas menetapkan sekretaris dan bendahara. Sedangkan wewenang penunjukan dan pengangkatan diberikan pada kepala daerah.
“Usai pertemuan pada Selasa (5/7), antara Bupati, Sekda, KPU, Panwas, Tim Rekonsiliasi, dan peserta pemilukada, Mansi Cs menemui Sekda meminta pencairan ditunda hingga sekretaris KPU diganti dengan orang yang diajukan Mansi,” ungkap Robbi usai mengikuti penutupan Raker KNPI. 
Robbi mengharapkan KPU Kabupaten Sarmi tidak gegabah dalam menginterpretasi peraturan sehingga menghambat pelaksanaan pemilukada. Rencananya hari ini, ada pertemuan di Aula Kantor Bupati membahas persoalan tersebut. (Che/jer/lo2)

2 Responses to Ketua KPU Sarmi Hambat Tahapan Pemilukada

  1. izaac mengatakan:

    tanggal 1 Agustus 2011 tahapan lanjutan pemilukada sarmi mulai diguli oleh KPUD sarmi

    • sarmibertis mengatakan:

      mudah-mudahan KPU dapat mengelola anggaran yang di berikan dan dapat melaksanakan PILKADA secepat mungkin…
      agar masyarakat Kab. Sarmi dapat pemimpin definitif….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: