TIM KEMENTRIAN ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL RI.MENGUNJUNGI KAMPUNG MANDIRI ENERGI DI BONGGO.



 

BONGGO,Distrik Bonggo Kab. Sarmi, Prov, Papua.setelah panen sebanyak 3 kali kini giliran TIM KEMENTRIAN ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL RI. DIRJEN ENRGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI. Di antaranya Kepala SUBDIT KETEKNIKAN DAN LINGKUNGAN BIOENERGI DIRJEN ENERGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI ESDM RI. BAPAK EDI WIBOWO DAN DOTHOR PANJAITAN KASUBDIT PELAYANAN DAN PENGAWASAN USAHA BIOENERGI BERSAMA FORUM ENERGI PAPUA.MENGUNJUNGI KAMPUNG MANDIRI ENERGI DI BONGGO.

Mereka menyempatkan diri dan datang secara khusus untuk meninjau Kampung mandiri energy di Distrik Bonggo.untuk meninjau atau melihat langsung lokasi lahan penanaman pohon jarak pagar tersebut yang berada di Distrik Bonggo. Meliputi:Kampung Taronta.SP1.SP2.SP3.SP4 dana SP6 distri bonggo (28/6)

Setelah mengunjungi lokasi lahan penanaman Jarak Pagar tersebut. Edi Wibowo Mengatakan ” pihaknya suda melakukan kunjungan secara langsung dan melihat tanaman Jarak Pagar yang di tanam oleh petani di Bonggo tersebut, bahkan sekarang para petani tersebut suda panen atau produksi”

“ada sekitar 10 hektar lahan yang suda ditanami Jarak Pagar di Bonggo atas Prakarsa Tokoh Masyarakat Bonggo, BERTHUS KYEU-KYEU. DENGAN FORUM ENERGI PAPUA .ABD RAHMAN HAMZAH,SE,Msi.

EDI menilai bahwa memang papua berpotensi untuk pengembangan jarak pagar untuk pengembangan jarak pagar untuk kepentingan pengembangan BIOENRGI untuk masa mendatang, sehingga pihaknya akan melakukan kajian di Kementerian ESDM RI setelah kunjungan ini.

Hanya saja lanjut Edi, permasalahaan yang di hadapi saat ini oleh para petani dan masyarakat yang menanam Jarak Pagar tersebut adalah pada pasca panen yang masi kesulitan untuk menjual biji dari buah jarak tersebut, sehingga kedepan nantinya perlu didatangkan alat untuk pres biji jarak pagar untuk membuat BIODISEL(solar).

Kata edi lagi ” kedepan pihaknya akan mengantarkan beberapa kampung di Distrik Bonggo ,Kabupaten Sarmi tersebut menjadi Kampung Mandiri Energi dari tanaman Jarak Pagar dan juga tanaman Nyamplung yang juga suda di kembangkan di Pesisir Pantai Bonggo.tetapi perlu ada program terpadu dari DInas Perkebunan Kementrian Pertanian agar lebih baik lagi …..(ralien)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: