Windows XP, 10 Tahun Tetap Dominan


logo windows xp

JUMAT, 26 AGUSTUS 2011 | 16:17 WIB

sumber :

Tablet ThinkPad Sasar Kalangan Profesional

LENOVO
Tablet Lenovo ThinkPad.

RABU, 24 AGUSTUS 2011 | 14:19 WIB

sumber :

install Dua Office Dalam Satu Komputer

22 September 2010

Cepatnya perkembangan microsoft office membuat pengguna komputer kewalahan mempelajarinya sehingga tidak bisa menguasai microsoft office versi seblumnya dan kita sudah dihadapkan dengan microsoft office versi terbaru.

Belum sempat belajar secara tuntas microsoft office versi yang lebih kecil sudah ada microsoft office versi terbaru sehingga kita sebagai pengguna microsoft office dalam membantu menyelesaikan pekerjaan dituntut untuk terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi itu sendiri.

Perbedaan sangat mencolok terjadi pada microsoft office versi 2007 dengan versi sebelumnya yaitu microsoft office versi 2003 yang mana dilihat dari antar mukanya (interface) cukup jauh berbeda sehinngga menyebabkan para pengguna microsoft office kesulitan untuk mempelajari microsoft office versi 2007.

Ada yang mengatakan microsoft office 2007 itu sulit sekali, namun menurut saya office 2007 sebanrnya lebih mudah karena microsoft office 2007 dirancang untuk mempermudah pengguna microsoft office. Kesulitannya terletak pada tata letak icon atau komponen-komponen yang digunakan didalam menggunakan microsoft office sehingga membutuhkan waktu untuk menemukannya apabila akan digunakan.

Cara Membuat Bootable USB Drive

Ditulis pada tanggal August 27, 2010 Oleh Sabila.

 

Sumber : http://www.klik-kanan.com/cara-membuat-bootable-usb-drive.htm


USB (Universal Serial Bus) drive telah menjadi sebuah perangkat yang sering digunakan untuk membackup data, menggeser fungsi floppy disks, CD, dan ZIP disks. USB drive tidak hanya murah, tetapi juga sangat praktis, tahan banting, dan dapat memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Untuk mengantisipasi saat komputer kita tidak dapat melakukan boot, kita harus memiliki bootable disk. Bootable disk dapat mengindarkan kita dari ketidakmampuan untuk mengakses komputer kita karena masalah booting. Dengan menggunakan bootable USB drive, kita bahkan dapat mengatasi masalah booting dengan lebih cepat.


Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat bootable USB drive:
1. Masukkan USB drive anda ke salah satu USB port di komputer anda

2. Klik “Start” di bagian kiri bawah di layar komputer anda

3. Ketikkan “cmd” didalam window RUN untuk membuka command prompt

4. Ketikkan “disk part” kedalam command prompt dan tekan Enter. Setelah itu ketikkan “List disk” dan tekan Enter lagi.

5. Tentukan manakah dari daftar disk yang ditayangkan yang merupakan USB drive anda. (Misalnya USB drive anda berkapasitas 4GB, maka opsi dengan size 4GB itulah yang perlu anda lihat). Catat nomor yang mengidentifikasi USB drive Anda itu di kertas.

6. Ketikkan command berikut kedalam command prompt untuk melakukan format terhadap USB drive anda.

“Select disk A,” ganti “A” dengan nomor yang anda dapatkan di langkah ke 5 tadi. Tekan Enter
“Clean.” Tekan Enter
“Create Partition Memory.” Tekan “Enter.”
“Select Partition A.” Tekan “Enter.”
“Format FS=NTFS.” Tekan “Enter.”
“Assign.” Tekan “Enter.”
“Exit.” Tekan “Enter.”

7. Masukkan CD instalasi Windows XP atau Vista anda. Komputer anda akan membaca CD instalasi itu, dan sebuah window akan muncul di layar. Daftar dari semua drive yang ada akan ditampilkan disitu. Carilah huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM serta USB drive anda. Catatlah huruf-huruf ini di kertas.

8. Ketikkan command berikut kedalam command prompt:

“B:CD boot,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM. Tekan “Enter.”
“CD boot.” Tekan “Enter.”
“Bootsect.exe/NT60 C:,” ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB Drive. Tekan “Enter.”

9. Copy boot information dari CD instalasi ke USB drive dengan memasukkan command berikut kedalam command prompt:
“xcopy C:*.* /s/e/f B:/,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM dan ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB drive. Tekan “Enter.”

Biarkan komputer melakukan copy data dari CD instalasi ke USB drive.

10. Cabut USB drive dari USB port, pasang kembali tutupnya, dan berikan label “bootable” dengan spidol. Simpan USB drive itu di tempat yang aman. Keluarkan CD instalasi Windows anda dan kembalikan ke tempatnya

Tips Mempercepat Kinerja Windows 7

Sebagian besar para pengguna komputer, baik itu PC ataupun laptop, sudah menggunakan sistem operasi Windows 7. Pada dasarnya, OS yang satu ini memiliki tingkat kecepatan dan kinerja yang baik dan dukungan interface yang bagus. Tampilan Windows 7 memang banyak yang menggunakan visual effect tertentu tetapi kinerjanya tetap terjaga dengan baik. Tapi, tentu saja masih ada unsur-unsur lain yang dapat di-tweak alias ditingkatkan untuk mempercepat kinerja Windows 7 melalui beberapa tips yang akan di share di bawah ini.

Beberapa tips mempercepat kinerja Windows 7 :

1. Mempercepat waktu Booting Windows 7

Waktu booting yang singkat tentu akan menyenangkan. Percepat waktu booting Windows 7 dengan menambah jumlah processor yang berkerja saat booting, karena secara default processor yang bekerja hanya 1 buah saja. Langkah-langkahnya adalah:

* Klik Start (logo Windows) dan ketikkan msconfig pada kotak Search program and files. Klik pada aplikasi yang muncul atau langsung saja tekan Enter.

* Pilih tab Boot dan klik Advance options

* Pada jendela baru yang muncul, centang radio Number of processors, kemudian pilih jumlah yang diinginkan. 2 processor sudah sangat baik, namun bisa saja Anda memilih angka yang lebih tinggi sesuai dengan jumlah core (4 atau 8).

*Klik OK dan Apply. Setting ini akan berlaku setelah komputer direstart.

2. Kurangi program yang bekerja pada StartUp Windows 7

Aplikasi yang bekerja pada StartUp Windows akan berjalan secara otomatis saat komputer dinyalakan. Itu artinya komputer membutuhkan waktu tambahan untuk membuka program-program tersebut di background. Padahal tidak semua aplikasi digunakan, misalnya seperti printer tool, photo tools, dan sebagainya. Coba sekali-kali dicek, apakah program-program yang terdapat pada StartUp Anda perlu untuk dijalankan secara otomatis atau tidak. Jika tidak, lebih baik dihapus saja dari StartUp dan dibuka secara manual jika ingin digunakan. Untuk memeriksa Windows StartUp, caranya adalah sebagai berikut:

* Klik Start (logo Windows) kemudian pada kotak Search program and files ketikkan msconfig. Tekan Enter.

* Pilih tab Startup. Setelah itu akan tampil daftar program yang berjalan otomatis saat komputer start. Hilangkan tanda centang untuk menonaktifkan program yang tidak perlu.

* Jika telah selesai, klik OK.

Sekarang Anda tidak perlu melakukan terlalu bannyak “refresh” saat komputer baru dinyalakan  . Restart komputer dahulu untuk mengetes perubahannya.

3. Mengurangi Visual Effect Windows 7

Tampilan yang menarik dan menggunakan efek khusus selalu berbanding terbalik dengan performa. Mereka seakan bersaing. Kurangi sedikit efek-efek yang kurang penting, khususnya  berpengaruh terhadap kecepatan Windows 7. Diantaranya adalah efek-efek seperti:

•  Animate windows when minimizing and maximizing

•  Enable transparent glass

•  Fade or slide menus into view

•    dll,

Dari kesemuanya, menonaktifkan “Animate windows when minimizing and maximizing” adalah hal yang paling disarankan, karena akan mempercepat perpindahan antar window satu ke window lainnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

* Klik Start (logo Windows) kemudian ketikkan SystemPropertiesPerformance pada kota Search. Klik aplikasi yang muncul atau tekan Enter.

* Pada tab Visual Effects, hilangkan centang pada radio Animate windows when minimizing and maximizing. Perhatikan juga pada pilihan-pilihan lainnya. Jika Anda ingin menghilangkan efek-efek lain yang dirasa kurang perlu maka hilangkan saja tanda centangnya.

* Setelah itu klik OK.

4. Nonaktifkan sistem Index Search di Windows 7

Windows 7 akan melakukan indexing pada setiap file-file yang terdapat pada komputer. Ini dimaksudkan untuk mempercepat proses komputer saat kita sedang melakukan searching (pencarian) melalui Windows Explorer. Tapi kenyataannya, kita jarang menggunakannya, karena paling tidak kita mengetahui semua letak file yang tersimpan pada komputer kita. Dalam artian, sangat jarang kita harus menggunakan mode search di komputer sendiri. Proses Indexing oleh Windows 7 bekerja setiap waktu dan memakai sejumlah memori. Terlebih lagi, proses ini membutuhkan space tersendiri dari hardisk untuk menyimpan file yang terindeks. Semakin banyak file di dalam komputer maka akan semakin banyak pula kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan. Jadi, menonaktifkan proses indexing akan lebih baik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

* Klik Start (logo Windows) kamudian ketikkan Services.msc pada kota Search. Tekan Enter.

* Pada jendela yang muncul, cari Windows Search (tersusun menurut abjad).

* Kemudian klik kanan pada Windows Search dan pilih Stop atau Disable.

5. Memindahkan Font Windows 7 yang tidak digunakan

Font yang terinstal di komputer pada umumnya mencapai angka ribuan. Pertanyaannya, berapa persen font yang sering digunakan? Kecuali Anda sering bermain-main di CorelDraw atau aplikasi-aplikasi design grafis lainnya untuk keperluan bisnis, maka tentu font-font ini sangat jarang tersentuh. Semua font tersebut akan ter-load oleh Windows 7. Untuk mengoptimalkan kinerja Windows 7 pada komputer, pindahkan font-font tersebut (yang tidak terpakai) dari file system. Langkahnya adalah seperti di bawah ini:

* Buka Control Panel (Klik Start dan pilih Control Panel, atau buka melalui Windows Explorer), kemudian pilih folder Fonts.

* Buat folder baru untuk mem-back up atau memindahkan font-font yang tidak terpakai.

* Pilih dan pindahkan (cut & paste) font-font yang tidak terpakai ke folder back up yang baru dibuat. Tidak perlu dihapus, karena mungkin suat saat dibutuhkan. Untuk menggunakannya kembali, cukup copy & paste font yang diinginkan tersebut ke folder Fonts yang ada di Control Panel.

6. Mempercepat proses Shutdown Windows 7

Walaupun proses shuting down Windows 7 cukup cepat, tidak ada salahnya untuk membuatnya lebih cepat lagi, sehingga Anda tidak perlu menunggu terlalu lama sebelum komputer atau laptop benar-benar mati. Caranya adalah:

* Klik Start (logo Windows) kemudian ketikkan regedit pada kotak Search. Tekan Enter.

* Cari dan buka HKEY-LOCAL_MACHINE >> SYSTEM >> CurrentControlSet >> Control.

* Pada konten yang terdapat pada bagian kanan, klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut. Kemudian ubah nilainya menjadi lebih kecil.

* Secara default nilanya adalah 12000 (12 detik). Memperkecil nilainya akan mempercepat proses shutdown komputer.

* Klik OK atau tutup regedit. Restart komputer untuk mengetes perubahannya.

Sedikit Tips untuk mempercepat kinerja Windows 7. Semoga bermanfaat….

 

SUMBER : http://biruselalu.info/tips-mempercepat-kinerja-windows-7/

%d blogger menyukai ini: